Sabtu, 07 Februari 2026

BEBERAPA DALIL TENTANG PUASA RAMADAN

 

A.    BERIKUT BEBERAPA DALIL TENTANG PUASA RAMADAN:

 

 #Alquran

  1. Surat Al-Baqarah ayat 183: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa  sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."
  2. Surat Al-Baqarah ayat 184: "Puasa itu dilakukan selama beberapa hari, maka barang siapa di antara kamu yang sakit atau dalam perjalanan, maka wajiblah atasnya berpuasa selama beberapa hari lainnya."
  3. Surat Al-Baqarah ayat 185: "Dan apabila kamu melihat bulan Ramadan, maka berpuasalah kamu, dan apabila kamu sakit atau dalam perjalanan, maka wajiblah atas kamu berpuasa selama beberapa hari lainnya."

 

# Hadits

  1. Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim: "Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah perisai, maka janganlah kamu mengucapkan kata-kata yang tidak pantas dan janganlah kamu berbuat kejahatan. Jika ada seseorang yang memerangi kamu atau menghina kamu, maka katakanlah: 'Saya sedang berpuasa'."
  2. Hadits Riwayat Abu Dawud: "Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah ibadah yang paling utama, maka barang siapa yang berpuasa dengan ikhlas dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu'."

 

# Dalil Lainnya

  1. Ijma' Ulama: Para ulama telah sepakat bahwa puasa Ramadan adalah wajib bagi setiap muslim yang telah baligh dan berakal.
  2. Qiyas: Puasa Ramadan dapat disamakan dengan ibadah-ibadah lainnya yang wajib dilakukan oleh muslim, seperti shalat dan zakat.

 

Dalil-dalil di atas menunjukkan bahwa puasa Ramadan adalah ibadah yang wajib dilakukan oleh muslim dan memiliki banyak keutamaan dan manfaat.

 

 

 

B.     MACAM-MACAM PUASA

 

Berikut beberapa jenis puasa dalam Islam:

# Puasa Wajib

  1. Puasa Ramadan: Puasa selama sebulan penuh pada bulan Ramadan.
  2. Puasa Kaffarah: Puasa sebagai ganti dari dosa-dosa tertentu, seperti membunuh orang secara tidak sengaja.
  3. Puasa Nazar: Puasa sebagai janji atau nazarnya kepada Allah SWT.
  4. Puasa Qadha: Puasa sebagai pengganti dari puasa Ramadan yang tidak dapat dilakukan karena sakit atau dalam perjalanan.

 

 

 

# Puasa Sunnah

  1. Puasa Senin dan Kamis: Puasa pada hari Senin dan Kamis setiap minggu.
  2. Puasa Tiga Hari Setiap Bulan: Puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah.
  3. Puasa Syawal: Puasa pada bulan Syawal setelah Idul Fitri.
  4. Puasa Dzulhijjah: Puasa pada bulan Dzulhijjah sebelum Idul Adha.

 

# Puasa Lainnya

  1. Puasa Witir: Puasa pada malam hari, biasanya setelah shalat Isya.
  2. Puasa Dawud: Puasa sehari dan berbuka sehari, seperti yang dilakukan oleh Nabi Dawud AS.
  3. Puasa Ayyamul Bidh: Puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah, yang juga dikenal sebagai "Hari-Hari Putih".

 

Perlu diingat bahwa puasa sunnah tidak wajib dilakukan, namun dapat mendatangkan pahala dan keutamaan jika dilakukan dengan ikhlas dan mengharapkan pahala dari Allah SWT.

 

 

C.     YANG WAJIB BERPUASA DAN DALILNYA

 

Berikut adalah orang-orang yang wajib berpuasa dan dalilnya:

 

# Orang-orang yang Wajib Berpuasa

  1. Orang yang beragama Islam: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183)
  2. Orang yang telah baligh: "Puasa itu wajib atas orang-orang yang beriman, yang telah baligh dan berakal." (HR. Abu Dawud)
  3. Orang yang berakal: "Puasa itu wajib atas orang-orang yang beriman, yang telah baligh dan berakal." (HR. Abu Dawud)
  4. Orang yang mampu: "Tidak ada kewajiban puasa atas orang yang tidak mampu." (HR. Bukhari)

 

# Dalilnya

  1. QS. Al-Baqarah: 183: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."
  2. HR. Abu Dawud: "Puasa itu wajib atas orang-orang yang beriman, yang telah baligh dan berakal."
  3. HR. Bukhari: "Tidak ada kewajiban puasa atas orang yang tidak mampu."

 

Perlu diingat bahwa ada beberapa kondisi yang membatalkan kewajiban puasa, seperti sakit, dalam perjalanan, atau hamil.

 

 

D.    YANG MEMBATALKAN PUASA

 

Berikut beberapa hal yang membatalkan puasa:

# Hal-hal yang Membatalkan Puasa

  1. Makan dan minum: Makan dan minum dengan sengaja selama puasa.
  2. Muntah: Muntah dengan sengaja atau tidak sengaja.
  3. Haid dan nifas: Wanita yang sedang dalam keadaan haid atau nifas.
  4. Sakit: Orang yang sakit dan tidak dapat berpuasa.
  5. Dalam perjalanan: Orang yang sedang dalam perjalanan jauh dan tidak dapat berpuasa.
  6. Hamil dan menyusui: Wanita yang sedang hamil atau menyusui dan khawatir akan keselamatan diri atau bayinya.
  7. Gila: Orang yang gila dan tidak dapat mengontrol dirinya.
  8. Mabuk: Orang yang mabuk dan tidak dapat mengontrol dirinya.

 

# Dalilnya

  1. QS. Al-Baqarah: 185: "Dan apabila kamu melihat bulan Ramadan, maka berpuasalah kamu, dan apabila kamu sakit atau dalam perjalanan, maka wajiblah atas kamu berpuasa selama beberapa hari lainnya."
  2. HR. Bukhari: "Rasulullah SAW bersabda: 'Tidak ada kewajiban puasa atas orang yang sakit atau dalam perjalanan'."
  3. HR. Muslim: "Rasulullah SAW bersabda: 'Wanita yang sedang dalam keadaan haid atau nifas tidak wajib berpuasa'."

 

Perlu diingat bahwa jika puasa dibatalkan, maka harus diganti dengan puasa pada hari lain.

 

 

E.     HAL YG DILARANG DILAKUKAN KETIKA BERPUASA

 

Berikut beberapa hal yang dilarang dilakukan ketika berpuasa:

# Hal-hal yang Dilarang Dilakukan Ketika Berpuasa

  1. Makan dan minum: Makan dan minum dengan sengaja selama puasa.
  2. Berhubungan suami-istri: Berhubungan suami-istri selama puasa.
  3. Mengucapkan kata-kata kotor: Mengucapkan kata-kata kotor atau tidak pantas.
  4. Berbohong: Berbohong atau mengucapkan kata-kata yang tidak benar.
  5. Menggunjingkan orang lain: Menggunjingkan atau menghina orang lain.
  6. Melakukan perbuatan dosa: Melakukan perbuatan dosa atau tidak pantas.
  7. Menggunakan bahasa kasar: Menggunakan bahasa kasar atau tidak pantas.
  8. Melakukan tindakan kekerasan: Melakukan tindakan kekerasan atau tidak pantas.

 

# Dalilnya

  1. QS. Al-Baqarah: 187: "Dan makanlah dan minumlah kamu, sampai terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam."
  2. HR. Bukhari: "Rasulullah SAW bersabda: 'Tidak ada puasa bagi orang yang tidak meninggalkan kata-kata kotor dan perbuatan dosa'."
  3. HR. Muslim: "Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah perisai, maka janganlah kamu mengucapkan kata-kata kotor dan tidak pantas'."

 

Perlu diingat bahwa puasa tidak hanya tentang meninggalkan makan dan minum, tetapi juga tentang meninggalkan perbuatan dosa dan tidak pantas.

 

 

F.     HAL YG DIWAJIBKAN KETIKA PUASA

 

Berikut beberapa hal yang diwajibkan ketika puasa:

# Hal-hal yang Diwajibkan Ketika Puasa

  1. Meninggalkan makan dan minum: Meninggalkan makan dan minum dari terbit fajar sampai terbenam matahari.
  2. Meninggalkan hubungan suami-istri: Meninggalkan hubungan suami-istri selama puasa.
  3. Meninggalkan perbuatan dosa: Meninggalkan perbuatan dosa dan tidak pantas.
  4. Mengucapkan niat puasa: Mengucapkan niat puasa sebelum terbit fajar.
  5. Membaca doa puasa: Membaca doa puasa saat berbuka dan sahur.
  6. Meninggalkan kata-kata kotor: Meninggalkan kata-kata kotor dan tidak pantas.
  7. Menggunakan waktu puasa dengan bijak: Menggunakan waktu puasa dengan bijak, seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan berbuat kebaikan.

 

# Dalilnya

  1. QS. Al-Baqarah: 183: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."
  2. HR. Bukhari: "Rasulullah SAW bersabda: 'Tidak ada puasa bagi orang yang tidak meninggalkan kata-kata kotor dan perbuatan dosa'."
  3. HR. Muslim: "Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah perisai, maka janganlah kamu mengucapkan kata-kata kotor dan tidak pantas'."

 

Perlu diingat bahwa puasa tidak hanya tentang meninggalkan makan dan minum, tetapi juga tentang meninggalkan perbuatan dosa dan tidak pantas, serta menggunakan waktu puasa dengan bijak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

G.    MANFAAT BERPUASA

 

Berikut beberapa manfaat berpuasa:

# Manfaat Fisik

  1. Mengurangi berat badan: Puasa dapat membantu mengurangi berat badan dengan mengurangi konsumsi kalori.
  2. Meningkatkan kesehatan hati: Puasa dapat membantu membersihkan hati dan meningkatkan kesehatannya.
  3. Meningkatkan kesehatan ginjal: Puasa dapat membantu membersihkan ginjal dan meningkatkan kesehatannya.
  4. Mengurangi risiko penyakit kronis: Puasa dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

 

# Manfaat Psikologis

  1. Meningkatkan kesabaran: Puasa dapat membantu meningkatkan kesabaran dan ketabahan.
  2. Meningkatkan konsentrasi: Puasa dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus.
  3. Meningkatkan rasa syukur: Puasa dapat membantu meningkatkan rasa syukur dan menghargai nikmat yang telah diberikan.
  4. Mengurangi stres: Puasa dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan.

 

# Manfaat Spiritual

  1. Meningkatkan taqwa: Puasa dapat membantu meningkatkan taqwa dan kesadaran akan kehadiran Allah SWT.
  2. Meningkatkan keimanan: Puasa dapat membantu meningkatkan keimanan dan keyakinan akan kebenaran agama.
  3. Meningkatkan rasa dekat dengan Allah SWT: Puasa dapat membantu meningkatkan rasa dekat dengan Allah SWT dan meningkatkan komunikasi dengan-Nya.
  4. Mengampuni dosa: Puasa dapat membantu mengampuni dosa dan membersihkan jiwa.

 

# Dalilnya

  1. QS. Al-Baqarah: 183: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."
  2. HR. Bukhari: "Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah perisai, maka janganlah kamu mengucapkan kata-kata kotor dan tidak pantas'."
  3. HR. Muslim: "Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah ibadah yang paling utama, maka barang siapa yang berpuasa dengan ikhlas dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu'."

 

 

 

 

 

 

H.    MAKANAN YG BAIK KETIKA BERPUASA

 

Berikut beberapa makanan yang baik dikonsumsi saat berpuasa:

# Makanan Sahur

  1. Makanan yang kaya akan karbohidrat: Nasi, roti, dan pasta dapat membantu meningkatkan energi.
  2. Makanan yang kaya akan protein: Telur, daging, dan ikan dapat membantu meningkatkan kekuatan otot.
  3. Makanan yang kaya akan serat: Sayuran dan buah-buahan dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.
  4. Makanan yang kaya akan vitamin dan mineral: Susu, yogurt, dan keju dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang.

 

# Makanan Berbuka

  1. Makanan yang kaya akan gula: Buah-buahan dan jus dapat membantu meningkatkan energi.
  2. Makanan yang kaya akan elektrolit: Air kelapa dan jus dapat membantu meningkatkan kesehatan hidrasi.
  3. Makanan yang kaya akan protein: Daging, ikan, dan telur dapat membantu meningkatkan kekuatan otot.
  4. Makanan yang kaya akan serat: Sayuran dan buah-buahan dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.

 

# Makanan yang Harus Dihindari

  1. Makanan yang kaya akan garam: Makanan yang kaya akan garam dapat menyebabkan dehidrasi.
  2. Makanan yang kaya akan gula: Makanan yang kaya akan gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah.
  3. Makanan yang kaya akan lemak: Makanan yang kaya akan lemak dapat menyebabkan kelebihan kalori.
  4. Makanan yang pedas: Makanan yang pedas dapat menyebabkan iritasi pada lambung.

 

# Tips Makanan saat Berpuasa

  1. Makanlah makanan yang seimbang: Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi.
  2. Hindari makanan yang berlebihan: Hindari makanan yang berlebihan dan tidak bergizi.
  3. Minumlah air yang cukup: Pastikan Anda minum air yang cukup untuk menjaga hidrasi.
  4. Makanlah secara teratur: Makanlah secara teratur untuk menjaga energi dan kesehatan.

 

 

 

 

 

I.       AMALAN YG BAIK KETIKA BERPUASA

 

Berikut beberapa amalan yang baik dilakukan saat berpuasa:

# Amalan Spiritual

  1. Membaca Al-Qur'an: Membaca Al-Qur'an dapat membantu meningkatkan keimanan dan memperoleh pahala.
  2. Berdzikir: Berdzikir dapat membantu meningkatkan kesadaran akan kehadiran Allah SWT.
  3. Mengucapkan doa: Mengucapkan doa dapat membantu memperoleh ampunan dan kebaikan.
  4. Mengerjakan shalat: Mengerjakan shalat dapat membantu meningkatkan keimanan dan memperoleh pahala.

 

# Amalan Sosial

  1. Berbuat kebaikan: Berbuat kebaikan dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan keimanan.
  2. Menyantuni orang miskin: Menyantuni orang miskin dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan keimanan.
  3. Mengunjungi orang sakit: Mengunjungi orang sakit dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan keimanan.
  4. Membantu orang lain: Membantu orang lain dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan keimanan.

 

# Amalan Pribadi

  1. Meningkatkan kesabaran: Meningkatkan kesabaran dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan keimanan.
  2. Meningkatkan kedisiplinan: Meningkatkan kedisiplinan dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan keimanan.
  3. Meningkatkan kesadaran: Meningkatkan kesadaran dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan keimanan.
  4. Meningkatkan rasa syukur: Meningkatkan rasa syukur dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan keimanan.

 

# Tips Amalan saat Berpuasa

  1. Buatlah jadwal amalan: Buatlah jadwal amalan untuk memastikan Anda melakukan amalan yang baik.
  2. Mulailah dengan amalan yang ringan: Mulailah dengan amalan yang ringan dan meningkatkan intensitasnya secara bertahap.
  3. Jangan lupa untuk beristighfar: Jangan lupa untuk beristighfar dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
  4. Berusaha untuk meningkatkan keimanan: Berusaha untuk meningkatkan keimanan dan memperoleh pahala.

 

 

 

 

J.      IBADAH TAMBAHAN KETIKA BERPUASA

 

Berikut beberapa ibadah tambahan yang dapat dilakukan saat berpuasa:

# Ibadah Tambahan

  1. Tarawih: Shalat tarawih adalah shalat sunnah yang dilakukan setelah shalat Isya pada bulan Ramadan.
  2. Qiyamul Lail: Qiyamul lail adalah shalat sunnah yang dilakukan pada malam hari, biasanya setelah shalat Isya.
  3. Tahajjud: Tahajjud adalah shalat sunnah yang dilakukan pada malam hari, biasanya setelah shalat Isya.
  4. Dhuha: Dhuha adalah shalat sunnah yang dilakukan pada pagi hari, biasanya setelah shalat Subuh.
  5. I'tikaf: I'tikaf adalah ibadah yang dilakukan dengan mengasingkan diri di masjid untuk beribadah dan berdzikir.

 

# Bacaan dan Dzikir

  1. Membaca Al-Qur'an: Membaca Al-Qur'an adalah ibadah yang sangat penting dan dapat dilakukan saat berpuasa.
  2. Mengucapkan dzikir: Mengucapkan dzikir seperti "Subhanallah", "Alhamdulillah", dan "Allahu Akbar" dapat membantu meningkatkan keimanan.
  3. Membaca doa: Membaca doa seperti "Doa Qunut" dan "Doa Tarawih" dapat membantu memperoleh pahala.

 

# Amalan Lainnya

  1. Berbuat kebaikan: Berbuat kebaikan seperti menyantuni orang miskin dan mengunjungi orang sakit dapat membantu memperoleh pahala.
  2. Mengunjungi kubur: Mengunjungi kubur dapat membantu meningkatkan kesadaran akan kematian dan memperoleh pahala.
  3. Membuat kebaikan untuk orang lain: Membuat kebaikan untuk orang lain seperti memasak makanan untuk orang lain dapat membantu memperoleh pahala.

 

# Tips Ibadah Tambahan

  1. Buatlah jadwal ibadah: Buatlah jadwal ibadah untuk memastikan Anda melakukan ibadah tambahan dengan teratur.
  2. Mulailah dengan ibadah yang ringan: Mulailah dengan ibadah yang ringan dan meningkatkan intensitasnya secara bertahap.
  3. Jangan lupa untuk beristighfar: Jangan lupa untuk beristighfar dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
  4. Berusaha untuk meningkatkan keimanan: Berusaha untuk meningkatkan keimanan dan memperoleh pahala.

 

 

 

 

 

 

K.    TUJUAN AKHIR MELAKUKAN PUASA

 

Tujuan akhir melakukan puasa adalah untuk mencapai beberapa tujuan spiritual dan moral, antara lain:

# Tujuan Spiritual

  1. Meningkatkan taqwa: Puasa dapat membantu meningkatkan taqwa, yaitu kesadaran akan kehadiran Allah SWT dan ketaatan kepada-Nya.
  2. Meningkatkan keimanan: Puasa dapat membantu meningkatkan keimanan, yaitu keyakinan akan kebenaran agama Islam.
  3. Meningkatkan kesadaran akan kehadiran Allah SWT: Puasa dapat membantu meningkatkan kesadaran akan kehadiran Allah SWT dan ketaatan kepada-Nya.

 

# Tujuan Moral

  1. Meningkatkan kesabaran: Puasa dapat membantu meningkatkan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi kesulitan.
  2. Meningkatkan empati: Puasa dapat membantu meningkatkan empati dan rasa peduli terhadap orang lain.
  3. Meningkatkan kedisiplinan: Puasa dapat membantu meningkatkan kedisiplinan dan kontrol diri.

 

# Tujuan Akhir

  1. Mencapai ridha Allah SWT: Tujuan akhir melakukan puasa adalah untuk mencapai ridha Allah SWT dan memperoleh pahala-Nya.
  2. Meningkatkan kualitas hidup: Puasa dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan memperoleh kebahagiaan yang sejati.

 

# Dalilnya

  1. QS. Al-Baqarah: 183: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."
  2. HR. Bukhari: "Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah perisai, maka janganlah kamu mengucapkan kata-kata kotor dan tidak pantas'."

 

Dengan demikian, tujuan akhir melakukan puasa adalah untuk mencapai ridha Allah SWT dan memperoleh pahala-Nya, serta meningkatkan kualitas hidup dan memperoleh kebahagiaan yang sejati.

TIMUN MAS

 

TIMUN MAS

 

Dahulu kala, hidup sepasang suami istri yang kesehariannya sebagai petani. Mereka tinggal di sebuah desa di dekat hutan. Mereka hidup bahagia. Sayangnya mereka belum dikaruniai seorang anak pun. Setiap hari mereka berdoa pada Yang Maha Kuasa. Mereka berdoa agar segera diberi seorang anak.

(1)Ayah        :”ya tuhan, beri lah hamba mu ini seorang anak, jika tidak ya sudah lah”(Setiap hari) ..

 

Suatu hari seorang raksasa melewati tempat tinggal mereka. Raksasa itu mendengar doa suami istri itu. Raksasa itu kemudian memberi mereka biji mentimun.

 

(2)Raksasa :”hey, kamu mau punya anak..?”
(3)Ayah       :”ya mau..mau mauuu bangeeet.”
(4)Raksasa :“Kalo gitu tanamlah biji ini. Nanti kau akan mendapatkan seorang anak perempuan,”

(5)Ayah        :“Terima kasih, Raksasa,”
(6)Raksasa :“Tapi ada syaratnya. Kamu follow twitter aku dulu yah   dan Pada usia 17 tahun anak itu harus kalian serahkan padaku,”
(7)Ibu           :”ya aku setuju...”

              (8)Ayah        :”tapi bu..?”

              (9)Ibu            :”ahh ayah diem aja apa si susahnya Follow twitter raksasa..?

(10)Ayah      :”susah tu..ayah kan gak ada pulsaaa(iklan Telkomsel)..”
(11)Ibu          :”aah gak peduli pokoknya aku mau punya anak!”

Suami istri itu sangat merindukan seorang anak. Karena itu tanpa berpikir panjang mereka setuju. Suami istri petani itu kemudian menanam biji-biji mentimun itu. Setiap hari mereka merawat tanaman yang mulai tumbuh itu dengan sebaik mungkin.

 

(12)Ibu          :”yah..ayah..ayo kesini !”
(13)Ayah      :”ada apa bu..? ayah lagi sibuk online nih”
(14)Ibu         :”iisstt,Offline dulu donk penting nih !”
(15)Ayah      :”huuh, padahal lagi asik chatingan ama Cinta Laura,  hehehe…
(16)Ibu         :”iii ayah nih”

(suami keluar dari kamarnya)
(17)Ayah      :”wah..mentimun apa’an nih..?”(mulut ternganga)
(18)Ibu         :”anehkan yah..?

 

Buah mentimun itu semakin lama semakin besar dan berat. Ketika buah itu masak, mereka memetiknya. Dengan hati-hati mereka memotong buah itu. Betapa terkejutnya mereka, di dalam buah itu mereka menemukan bayi perempuan yang sangat cantik. Suami istri itu sangat bahagia. Mereka memberi nama bayi itu Timun Mas.

(19)Ayah      :”innalilahi roji’un”
(20)Ibu         :”astagfirullah kelees”
(21)Ayah      :”ya itu dia maksud ayah”
(22)Ibu         :”hmm, alhamdulilah ternyata benar apa yang dikatakan raksasa  itu”

(23)Ayah     :”iya bener,hehe emang raksasa apa..?”(Muke bodo).

(24)Ibu         :”hah?,capek deh”
(25)Ayah    :”hehe, ya udah lah gak usah di bahas yang penting sekarang kita punya anak”

(26)Ayah Istri:”kita punya anak..kita punya anak..kita punya anak”(berjoget)

(27)Ayah      :”eh wait,,wait ,,wait kita belum kasi nama ini anak”
(28)Ibu         :”ibu punya ide bagaimana kalo’ kite beri nama anak kita Timun mas”
(29)Ayah     :”iya, karena dia lahir dari timun yang warna keemasan kan!”  

 

 

 

 

Saking senangnya mereka mengundang dangdut keliling untuk merayakannya.
Tahun demi tahun berlalu.sekarang umur Timun Mas 5 tahun, dia tumbuh sebagai anak yang lebay dan alay dan dia sedang bermain bersama orang tuanya.
(bermain polisi-polisi)”

(30)Ayah   : “Ayah capek nih, udah dulu deh mainnya”

Karena Ayah Timun Mas capek, akhirnya mereka istirahat di ruang tamu dan berbincang-bincang.

(31)Ibu       : “anakku sayang, kalau udah besar kamu mau jadi apa?”

(32)Timun : “Ayah Ibu, kalau Timun udah besar, timun mau jadi guru,   jadi dokter, jadi model, jadi pemain sinetron, pramugari, dan semuaa muanya…”

(33)Ayah   : “cita-cita yang mulia nak”

(34)Ibu      : “tapi cita-citanya kebanyakkan nak, bagaimana kalau satu aja?”           

(35)Timun : “aku gak mau! Timun mau semuanya…hihihi(menangis)”

(36)Ibu      : “cup cup cup, iya deh kamu bisa jadi semuanya”

(37)Timun: “yeyeyeye, aku suka itu!…”

Sementara itu, si raksasa sedang kelaparan di dalam hutan karena menunggu Timun Mas berumur 17 tahun.

(38)Raksasa: “aduuh lapeer… lama banget anak dalam timun itu berusia 17 tahun. Selama ini cuma makan monyet, ular, dan tikus tanah. Daripada aku makin kelaparan lebih baik buka twitter aku dulu, sapa tau ada follower baru.”

Bertahun-tahun kemudian ulang tahun Timun Mas yang ke-17, sang raksasa datang kembali. Raksasa itu menangih janji untuk mengambil Timun Mas. Petani itu takut tapi dia mencoba tenang

(39)Ayah     : “Tunggulah sebentar. Timun Mas sedang Pacaran. Istriku       akan memanggilnya,”

(40)Ibu        :“Anakku,(mak datang dari jauh)
(41)Timus mas:”napa bu..?”
(42)Ibu         :” timun ambillah ini,”(sambil menyerahkan sebuah kantung kresek). “Ini akan menolongmu melawan Raksasa. Sekarang larilah secepat mungkin,”
(43)timus mas: ”ha ..?raksasa?hari gene..!”

(44)Ibu         : “beneran nak!”

(45)Timun mas: “wah, aku takut!”
(46)Ibu        : ”cepat nak, kamu harus lari..”

(47)Timun mas:”tapi bu?”(tak rela melepaskan tangan ibunya)

(48)Ibu         : “pergilah nak!”

(49)Timun mas: “oke, fiks fiks. Aku pergi"

Karena tak mau jadi durhaka kepada ibu seperti malin kundang Maka Timun Mas pun segera melarikan diri.Suami istri itu sedih atas kepergian Timun Mas. Tapi mereka tidak rela kalau anaknya menjadi santapan Raksasa.

(50)Raksasa:”haduuh, lama bener anak mu pacaran aku sudah gak sabar nih”

(51)Ayah      :”sabar sebentar abang raksasa, makan pisang goreng dulu yah”

(52)Raksasa:”tidaak ! aku tak makan pisang goreng tapi aku makan timun mas panggang di tambah sambel mmm enak tuh”(mengeluarkan lidahnya).

(53)Ayah(petani):”ha..?”(takut sambil menelan air liur)
(54)Raksasa          :”aahhh kelama’an pasti kalian menipu ku…ku hancur kan pondok ini hiya..hiya” 

Raksasa segera berlari mengejar Timun Mas. Raksasa semakin dekat.

(55)Raksasa      : “hey Timun Mas, jangan lari kau!”

(56)Timun Mas     :”aduh gimana ni..? oo iya ini bisa di gunakan, wah bagus sekali.”(mengambil segenggam garam . Lalu garam itu ditaburkan ke arah Raksasa).

Tiba-tiba sebuah laut yang luas pun terhampar. Raksasa terpaksa berenang dengan susah payah.

(57)raksasa: “aduh aduh…”

(58)Timun   : “yeyeye,(menjulurkan lidanya ke raksasa)”

Timun Mas berlari lagi. Tapi kemudian Raksasa hampir berhasil menyusulnya.

(59)Timun Mas :”yaa ampun cepat banget ni raksasa ,aku harus kembali mengambil benda ajaib dari kantungku. Raksasa, Rasakan ini cabai Indofood..!!”

Seketika pohon dengan ranting dan duri yang tajam memerangkap Raksasa.

 (60)Raksasa         :”aw..aw..aw aduh..aduh… ( berteriak kesakitan).

Sementara itu Timun Mas berlari menyelamatkan diri.

(61)Timun Mas   :”kasian deh loo!”

Tapi Raksasa sungguh kuat. Ia lagi-lagi hampir menangkap Timun Mas. Maka Timun Mas pun mengeluarkan benda ajaib ketiga. Ia menebarkan biji-biji mentimun ajaib.

(62)Timun Mas    :”wah, kamu gak nyerah-nyerah juga yah? Rasakan ini, biji mentimun ajaib”

Seketika tumbuhlah kebun mentimun yang sangat luas. Raksasa sangat letih dan kelaparan. Ia pun makan mentimun-mentimun yang segar itu dengan lahap. Karena terlalu banyak makan, Raksasa tertidur.
Timun Mas kembali melarikan diri. Ia berlari sekuat tenaga. Tapi lama kelamaan tenaganya habis.

(63)Timun mas: “aduh, aku capek”

Lebih celaka lagi Raksasa terbangun dari tidurnya. Raksasa lagi-lagi hampir menangkapnya.

(64)Raksasa    : “hey Timun! Ku makan kau”

Timun Mas sangat ketakutan. Ia pun melemparkan senjatanya yang terakhir, segenggam terasi udang. Lagi-lagi terjadi keajaiban.

(65)Timun mas: “Semoga ini bisa membuat raksasa itu mati, rasakan lagi ini! Terasi udang ABC”

Sebuah danau lumpur yang luas terhampar. Raksasa terjerembab ke dalamnya. Tangannya hampir menggapai Timun Mas. Tapi danau lumpur itu menariknya ke dasar. Raksasa panik. Ia tak bisa bernapas, lalu tenggelam.

(66)Raksasa   : “aww…. Aku tak mau matii”

Akhirnya raksasa itu mati, dan Timun Mas pun lega. Ia telah selamat. Timun Mas pun kembali ke rumah orang tuanya. Ayah dan Ibu Timun Mas senang sekali melihat Timun Mas selamat. Mereka menyambutnya. 

(67)Ibu           : “Alhamdulillah, akhirnya kau selamat nak”

(68)Ayah       : “kamu hebat bisa mengalahkan raksasa itu”

(69)Timun     : “yee…”

(70)Ayah Ibu: “Terima Kasih, Tuhan. Kau telah menyelamatkan anakku,” (kata mereka gembira).


Sejak saat itu Timun Mas dapat hidup tenang bersama orang tuanya. Mereka dapat hidup bahagia tanpa ketakutan lagi. sekian,,,,,,,,

 

Legenda Batu Menangis’ dan Pesan Moralnya

 

Legenda Batu Menangis’ dan Pesan Moralnya

Pada zaman dahulu di sebuah bukit yang jauh dari pedesaan, ada seorang ibu yang hanya tinggal bersama satu anak perempuannya. Paras wajah anak ini sangatlah cantik jelita dan ibunya selalu membanggakan dan memuji kecantikan anaknya. Namun, meski anaknya cantik dan terlihat sempurna, anak ini adalah anak yang pemalas dan tidak pernah mau membantu ibunya bekerja. Ditambah lagi, ia juga sangat manja, semua keinginannya harus dikabulkan. Padahal, mereka hidup di dalam kemiskinan dan ibunya harus bekerja keras untuk mengabulkan segala keinginannya.

Lalu, di suatu hari, sang ibu mengajak anaknya pergi berbelanja ke pasar. Jarak pasar dan rumahnya sangatlah jauh. Di sepanjang perjalanan, ada banyak sekali orang yang terpesona dengan kecantikan sang anak, ia juga memakai baju yang cantik dan terlihat mahal, sedangkan ibunya—yang berjalan di belakangnya memakai baju lusuh yang kotor, seperti seorang pesuruh.

Karena letak rumah mereka yang sangat jauh dari masyarakat, kehidupan mereka tidak diketauhi orang-orang di sana. Saat mereka memasuki desa, semua orang terpesona pada sang anak, ada banyak sekali pemuda yang menghampirinya untuk menatap wajahnya. Namun, mereka sangat penasaran pada siapa wanita tua yang ada di belakangnya itu.

“Hai, gadis cantik! Siapa wanita tua di belakangmu itu? Apakah itu ibumu?” Tanya seorang pemuda. “Tentu saja bukan. Dia adalah pesuruh,” jawab sang anak dengan sombong.

Setiap ada yang bertanya pada sang anak, ia selalu menjawabnya seperti itu. Pada awalnya, sang ibu masih bisa menahan diri. Namun, karena hal ini terjadi berulang-ulang, akhirnya hal ini menyakiti hatinya dan ia pun berhenti sejenak dan duduk. Ia meneteskan air matanya.

“Ibu kenapa? Ayo lanjutkan perjalanan!” Bentak sang anak pada ibunya. Sang anak bertanya beberapa kali tapi ibunya tidak memberikan jawaban sama sekali. Sang ibu justru mengangkat tangannya ke atas seraya berdoa. “Ya Tuhan, ampunilah hambamu yang lemah ini, maafkan hambamu yang tidak bisa mendidik anaknya dengan baik, sehingga ia tumbuh menjadi anak yang angkuh! Mohon hukumlah anakku yang durhaka ini,” ucap sang ibu sambil meneteskan air mata.

Tiba-tiba, langit menjadi mendung dan gelap, petir menyambar dan hujan pun turun. Perlahan-lahan, tubuh anaknya berubah menjadi batu. Kakinya menjadi kaku dan berubah menjadi batu, ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya lagi. Anak ini memohon pada ibunya untuk mengampuninya dan menghentikan semuanya tapi sang ibu hanya menangis karena ia sudah merasa sakit hati.

Sang anak terus memohon. Namun, semuanya sudah terlambat. Sebelum kepalanya berubah menjadi batu, ia menangis dan menyesali perbuatannya. Sang ibu masih melihat air matanya keluar. Semua orang di desa menyaksikkan peristiwa tersebut. Saat sudah menjadi batu, kedua mata anak masih meneteskan air mata seperti sedang menangis dan masyarakat sekitar menyebutnya Batu Menangis.

Pesan moral yang bisa kita dapatkan dari kisah ini adalah kita tidak boleh menyakiti hati orang tua kita. Kita harus selalu menghormati dan menyayangi mereka, karena doa dari orang tua adalah salah satu hal yang paling didengar oleh Tuhan.

 

Jumat, 15 Desember 2023

APA ITU KURIKULUM

 

APA ITU KURIKULUM

Menurut UU No 20 tahun 2003 Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Fungsi Kurikulum

Kurikulum merupakan pedoman guru dan peserta didik agar terlaksana proses belajar mengajar dengan baik dalam rangka mencapai tujuan pendidikan

 Mengapa Kurikulum Perlu Berubah ?

  • Untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman
  • Agar dapat memenuhi kebutuhan belajar peserta didik
  • Agar dapat menyiapkan generasi cemerlang di masa depan.

Kurikulum merdeka merupakan kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak siswa sejak dini untuk berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter dan kompetensi siswa.

dapatkah Kurikulum berubah?

Kurikulum oprasional satuan pendidikan harus bersifat dinamis artinya dapat diubah sesuai perubahan dan perkembangan budaya dan zaman, selain mengikuti zaman yang sudah diadaptasi sesuai lingkungan geografis.

Kurikulum bersifat dinamis dan terus dikembengkan atau diadaptasi sesuai konteks dan kebutuhan peserta didik untuk membangun kompetensi sesuai masa kini dan masa yang akan datang.

Bagaimana untuk mewujudkannhya?

Seluruh komponen masyarakat yaitu peran orang tua, masyarakat dan sekolah harus menempatkan kebutuhan, pendapat, pengalaman, hasil belajar serta kepentingan peserta didik sebagai pengembangan Kurikulum karena Kurikulum dirancang untuk kebutuhan peserta didik.

 

 

Sabtu, 13 Februari 2021

cerpen Keringat Emas Pak Herman

 

Keringat Emas Pak Herman

 

Pikulan itu selalu terletak di bahu pak Herman.telapak kakinya yang kekar dan badannya yang tangguh terlihat bahwa dia seorang yang gigih dan tangguh.Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya berjualan es parut dan martabak.dibantu seorang istri yang setia dan menopang dari belakang membuat pak Herman tak pernah mengeluh.walau sesungguhnya dia juga seorang suami yang pemarah dan mudah emosi, anis tetap sabar dan selalu mengalah.

Pagi itu cuaca agak sedikit mendung, terdengar suara hiruk pikuk di rumah pak Herman.’GEERR..mana Andi..kupukul dia nanti..ayo tunjukan kemana dia bersembunyi?teriak pak Herman.anis pun berteriak untuk melerai suaminya”jangan pak..jangan dia anak kita masih kecil”sambil mengelakkan tangan suaminya yang kekar itu.tapi apa hendak dikata,tali pinggang pun berlabuh di badannya Andi seketika.begitulah cara pak Herman mendidik anaknya jika berbuat kesalahan.

Keesokan harinya pak Herman bersama istrinya sedang bercakap-cakap.”Bu..gimana ya nasib Andi ke depan nanti..sekarang dia sudah lulus SMP, tapi apakah mungkin kita masih bisa untuk melanjutkan ke jenjang SMA?keluh pak Herman kepada Anis istrinya.sesaat Anis terdiam dan menerawang ke mana-mana, entah bagaimana cara mereka untuk melanjutkan sekolah Andi, sementara dua anaknya  masih ada dua orang lagi.lamunan bu Anis dan pak Herman pecah seketika karena ada adiknya pak herman lewat di depan rumah dan mampir.setelah mereka berkeluh kesah dengan Yudi, akhirnya mereka merasa ada harapan.panjang sekali nasehat Yudi kepada mereka berdua Andi berusaha meyakinkan mereka berdua.”Mbak dan Mas menurutku Andi dan adik-adiknya nanti dilajutkan saja, karena sayang kalo putus di jalan.”nasehat Yudi pada kedua mereka berdua.”nggak mungkin Dik kami bisa karena pikulan es dan loyang martabak ini nggak seberapa, untuk sehari-hari saja kadang masih kurang”sela bu Anis.mendengar itu Yudi pun pamit pulang, namun pikiran suami istri itu tetap mengingat nasehat adik mereka yang baru menhilang dari pandangan mereka.

Sore itu pak Herman dengan nafas terengah-engah dan berselimut pikulan es parutnya tiba ke rumahnya.”bu ini uang hasil kita hari ini, simpanlah dan buatkan aku segelas teh ya.”dengan segera bu Anis menyambut suaminya.”pak alhamdullillah sepertinya cuaca mendukung usaha kita.Alhamdullillah ya Allah.”begitulah cara bu Anis menyambut suaminya setiap pulang jualan es parut kelilingya.Sambil melinting tembakaunya pak Herman menkmati teh dan bakwan yang sudah di siapkan istrinya.keletihan demi keletihan selalu terobati karena pak Herman mempuyai seorang istri yang setia dan cukup baik di dalam agamanya.

Siang itu kira-kira pukul 11 siang, andi berlari-lari ke rumah, rupanya jam segitu dia sudah pulang dari sekolahnya.”pak..Ibu..yaya..ina..aku lulus..aku lulus”teriak Andi ketika tiba di rumahnya.”pak, gimana nasibku selanjutnya, bisa melanjutkan nggak ya?sambil merebahkan dirinya di depan televisi.”bapak dan ibumu belum bisa memutuskan nak” itu ucapan bu Anis sambil memeluk Andi dan berlinang air mata.Ada rasa kecewa di wajah Andi ketika mendengarkan ucapan ibunya, padahal nilainya tertinggi dan juara umum di kelasnya.Hari-hari Andi selalu murung, namun dia juga menyadari keberadaan orang tuanya saat itu.terfikir dibenaknya ingin jadi kuli saja setelah lulus itu.Andi memang anak yang tidak mau menuntut orang tuanya.Namun di hati kecilnya dia ingin sekali melanjutkan k SMA, yang saat itu harus pergi ke kota.Dia membayangkan biaya sekolah makan dan tempat kos yang sangat berat bila diukur dengan kemampuan orang tuanya.Menjelang liburan kelulusan,Andi sering ikut pak Herman keliling menjajakan es parut dan martabaknya.Dia merasa harus ikut membantu orang tuanya,karena dia anak pertama.Sejak itu hari-hari Andi selalu diisi dengan membantu orang tuanya.

Selesai shalat magrib, tiba-tiba Yudi ke rumah pak Herman, yudi menanyakan kelulusan Andi.Yudi adalah salah satu adik ipar pak Herman yang selalu memotivasi keluarga pak Herman, karena yudi dan istrinya juga seorang guru yang saat itu masih honor.”Mas, gimana kabar Andi,apa lulus dia?”itu pertanyaan yang pertama kali diucapkan Yudi.”Alhamdullilah lulus,Dik.”sahut bu Anis .tak lama kemudian Andi pun mendekati mereka bertiga di ruang keluarga.”om..aku lulus dengan nilai terbaik, tapi sayang Om aku kemungkinan nggak melanjutkan lagi.”sela Andi di antara mereka bertiga.Terpancar wajah kecewa Andi, dan rasa bersalah pak Herma dan bu Anis.”wah..hebat kamu Andi,juara umum lagi, harus lmelanjutlah , mengapa tidak?”kata Yudi dengan senyum yang gembira.Suasanan agak hening sejenak setelah Yudi berkata seperti itu.pak Herman,bu Anis dan Andi saling pandangan,seakan suport Yudi memberikan secercah harapan buat mereka.”Om yakin kok, kalo bapak dan ibumu bisa melanjutkan sekolahmu Andi, asal kamu nekat dan mau .”sela Yudi lagi.Terpancar semangat Andi dan kedua orang tuanya, bahwa keyakinan yang diucapkan Yudi adalah membuka jalan pikiran mereka.

Seperti hari-hari yang lalu, pak Herman berkeliling kampung-kampung untuk membawa es parut dan martabaknya.Hari itu Andi tidak ikut pak Herman, karena bu Anis minta Andi untuk membelah kayu-kayu yang telah terkumpul di samping rumahnya.Tak lama kemudian Yudi menghampiri Andi yang sedang asik dengan kayu-kayunya.”Andi, gimana dengan rencanamu kemarin, mau lanjut kan, ayo Om yang anter ke SMA”kata Yudi.”Om ini bercanca, mana mungkin Om, aku bisa melanjutkan, dari mana uangnya”sahut Andi.Saat mereka lagi berbicara pak Herman pulang dari jualannya, dan disambut oleh bu Anis dengan wajah yang ceria.Yudi langsung ikut masuk k rumah mereka.Saat itu bu Anis membuat teh manis dua gelas,yang satu untuk pak Herman dan yang segelas lagi untuk Yudi,”om silahkan minum tehnya”ajak bu Anis.”Makasih Mbak,kok malah jadi repot nich”jawab Yudi.

”Begini mbak dan Mas,  rencana saya mau mengantarkan Andi daftar ke SMA, mana ijazah dan Daftar nilai UNnya, karena besok terakhir pendaftaran.”kata Yudi.”Om apa bisa ya kami melanjutkan Andi?’.”Yang penting saya daftarkan dulu ya Mbak, masalah berikutnya kita atur aja nanti.”semngat Yudi saat itu.”Mabak dan Mas kan ada usaha walau kecil,gimana kalau sedikit- sedikit disisihkan,diatabung maksudku, supaya bisa untuk biaya Andi>”desak Yudi kepada pak Herman dan bu Anis.”Ya Om, kami coba kalau begitu:sahut bu Anis.Dari desakan Andi itu akhirnya pak Herman pun setuju dan mau mencoba saran Yudi tadi.

Hari pertama Andi sekolah membuat dia bahagia, karena bisa bertemu dengan orang-orang dsari daerah lain.Andi tinggal di sebuah desa, sementara tempat tinggalnya dititipkan orang tuanya di rumah sahabatnya yang sering berdagang di kampungbAndi seminggu sekali.Allah memang selalu membukakan pintu rejeki hambaNya.pak herman sehari-harinya terus berdagang keliling dari satu kampung ke kampung lain, tak terasa Andi punlulus SMA. Pikulan es dan martabaknya tetep membuat tegar tubuhnya, seakan membuat mereka tak kenal lelah.jika ada tontonan di sebuah tempat hajatan, pak herman dan bu Anis terus berjualan es partut dan martabaknya.sedikit-sedikit mereka ikut nabung, walau akhirnya habis untuk biaya Andi.Problem baru mereka muncul lagi ketika Andi lulus SMA dan dua adiknya masuk SMA.Tak terpikir oleh merka untuk melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi.Lagi-lagi Yudi hadir di tengah kegelisahan mereka.Yudi selalu memberikan motivasi kepada pak Herman dan bu Anis.Dan mereka merasa Yudi hanya bercanda.di tengah kegelisanhan itu Yudi memang hadir kembali.”mbak dan Ma, gimana Andi selanjutnya, kuliah kan?tanya Yudi.”eh Om Yudi klao kemarin itu masih masuk akal kami untuk melanjutkan, tapi kalo kali ini bener2 gila Omawab bu Anis dengan senyum hampa.”Ya Om, sahut pak Herman sambil mesem-mesem”.”gak ingin coba toh Mas”, tanya Yudi lagi.lintingan rokok pak Herman hampir habis, dan Yudi pun pamit pulang.pak Herman membiarkan Yudi berlalu tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.Bu Anis pergi ke dapur untuk menyiapkan masakan makan malam mereka.yang dibawanya adalah sekeping tempe dan seikat kacang panjang.Mungkin bu Anis mau menumis kacang dan sambal tempe.

Malam itu bu Anis ke rumah Yudi untuk menitipkan amplop undangan yang telah diterimanya.Yudi akhirnya membuka suara dengan bu Anis.”mabak, saya tadi di telpon teman, bahwa ada kampus yang mulaimenerima pendaftaran.ayo mana ijazah Andi.”tanya Yudi.”om..Om.ada ada aja, emang kuliah itu murah toh, pikulan es kakakmu itu nggak cukup lho ,Dik.nanti saya pusing, kasian dengan kakakmu Herman.mana orangnya pemarah lagi.” Kata bu Anis sambil tersenyum”.Mbak, kalo mau coba dan dengerin saya, inshaa Allah bisa Mbak.” Jawab Yudi .”tolong sampein ke kakak ya mbak, saya mau nganterin Andi ke sana.ela Yudi lagi.

“Bu..berapa jumlah tabungan kita ya, rencana ada orang mau jual kebun lada´ucap pak herman sembari membawa kaleng mentegs bekas bahan martabaknya.Bu Anis menyusul suaminya kr depan televisi sambil ikut menghitung jumlah tabungan mereka selama tiga tahun Andi SMA.”Pak sudah tiga tahun uang itu dalam kaleng kira-kira berapa ya, Pak tanya bu Anis dengan pak Herman disertai rasa cemas dan deg-degan.”Alhamdullillah bu, jumlahnya ada tujuh juta, dan kita dapat arisan pula 8 juta bu.kata pak Herman dengan gembira.”Berarti kita bisa melanjutkan Andi ya Pak,bisakan pak?”desak bu Anis.”Ya ,Bu tapi gimana biaya selanjutnya nanti Bu, apa kita mampu?”sahut pak Herman dengan nada rendah.”Yudi bilang bisa, Pak, kita coba ya pak.”sela bu Anis dengan semangat.Akhirnya mereka memutuskan untuk melanjutkan Andi ke perguruan tinggi.Andi akkhirnya kuliah, menjelang tamat disusul pula oleh adiknya Ina.setelah Andi diwisuda, adiknya Yaya pun masuk perguruan tinggi.Andi mualai berkerja di sebuah sekolah SMKN dikampungmya dan sudah berkeluarga, dia dapat istri seoran perawat.kedua adiknya juga menjadi guru.es pikul dan martabak yang dibawa pak Herman kini tidak pernah digunakannya lagi.anak-anak pak Herman semua sudah bekerja. Kini pak Herman yang garang dan pemarah itu, sudah banyak diam dan hanya tersenyumsaja, karena kakinya yang terkea struk, pak Herman hanya tinggal duduk manis di rumah.Keringat yang selalu mengucur di sekluruh tubuhnya, kini tak mengalir lagi.walau sedikit pak Herman sudah punya kebun karet.keringatnya berbuah seonggok emas.Yaitu keberhasilan dalam menjadikan tiga orang anak-anaknya menjadi sarjana.di lingkungannya, pak Herman dijadikan inspirasi para tetangganya.kini pak Herman tinggal menikmati kucuran keringatnya berpuluh-puluh tahun yang silam.

by. Nelliyati, S.Pd

Kumpulan Lirik Lagu Kasidah

  GALA GALA VERSI HADROH   He....he..... Ha....ha.... Kini Ku Telah Kembali Lantunkan Sholawat Nabi Mengharapkan Syafaat Mu ...