A.
BERIKUT BEBERAPA DALIL TENTANG PUASA RAMADAN:
#Alquran
- Surat Al-Baqarah ayat
183: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu, agar kamu bertakwa."
- Surat Al-Baqarah ayat
184: "Puasa itu dilakukan selama beberapa hari, maka barang siapa di
antara kamu yang sakit atau dalam perjalanan, maka wajiblah atasnya
berpuasa selama beberapa hari lainnya."
- Surat Al-Baqarah ayat
185: "Dan apabila kamu melihat bulan Ramadan, maka berpuasalah kamu,
dan apabila kamu sakit atau dalam perjalanan, maka wajiblah atas kamu
berpuasa selama beberapa hari lainnya."
# Hadits
- Hadits Riwayat Bukhari
dan Muslim: "Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah perisai, maka
janganlah kamu mengucapkan kata-kata yang tidak pantas dan janganlah kamu
berbuat kejahatan. Jika ada seseorang yang memerangi kamu atau menghina
kamu, maka katakanlah: 'Saya sedang berpuasa'."
- Hadits Riwayat Abu
Dawud: "Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah ibadah yang paling
utama, maka barang siapa yang berpuasa dengan ikhlas dan mengharapkan
pahala dari Allah, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu'."
# Dalil Lainnya
- Ijma' Ulama: Para ulama
telah sepakat bahwa puasa Ramadan adalah wajib bagi setiap muslim yang
telah baligh dan berakal.
- Qiyas: Puasa Ramadan
dapat disamakan dengan ibadah-ibadah lainnya yang wajib dilakukan oleh
muslim, seperti shalat dan zakat.
Dalil-dalil
di atas menunjukkan bahwa puasa Ramadan adalah ibadah yang wajib dilakukan oleh
muslim dan memiliki banyak keutamaan dan manfaat.
B.
MACAM-MACAM PUASA
Berikut beberapa jenis puasa dalam Islam:
# Puasa Wajib
- Puasa Ramadan: Puasa
selama sebulan penuh pada bulan Ramadan.
- Puasa Kaffarah: Puasa
sebagai ganti dari dosa-dosa tertentu, seperti membunuh orang secara tidak
sengaja.
- Puasa Nazar: Puasa
sebagai janji atau nazarnya kepada Allah SWT.
- Puasa Qadha: Puasa
sebagai pengganti dari puasa Ramadan yang tidak dapat dilakukan karena
sakit atau dalam perjalanan.
# Puasa Sunnah
- Puasa Senin dan Kamis:
Puasa pada hari Senin dan Kamis setiap minggu.
- Puasa Tiga Hari Setiap
Bulan: Puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah.
- Puasa Syawal: Puasa
pada bulan Syawal setelah Idul Fitri.
- Puasa Dzulhijjah: Puasa
pada bulan Dzulhijjah sebelum Idul Adha.
# Puasa Lainnya
- Puasa Witir: Puasa pada
malam hari, biasanya setelah shalat Isya.
- Puasa Dawud: Puasa
sehari dan berbuka sehari, seperti yang dilakukan oleh Nabi Dawud AS.
- Puasa Ayyamul Bidh:
Puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah, yang juga dikenal
sebagai "Hari-Hari Putih".
Perlu
diingat bahwa puasa sunnah tidak wajib dilakukan, namun dapat mendatangkan
pahala dan keutamaan jika dilakukan dengan ikhlas dan mengharapkan pahala dari
Allah SWT.
C.
YANG WAJIB BERPUASA DAN DALILNYA
Berikut
adalah orang-orang yang wajib berpuasa dan dalilnya:
# Orang-orang yang Wajib Berpuasa
- Orang yang beragama
Islam: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu
bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183)
- Orang yang telah
baligh: "Puasa itu wajib atas orang-orang yang beriman, yang telah
baligh dan berakal." (HR. Abu Dawud)
- Orang yang berakal:
"Puasa itu wajib atas orang-orang yang beriman, yang telah baligh dan
berakal." (HR. Abu Dawud)
- Orang yang mampu:
"Tidak ada kewajiban puasa atas orang yang tidak mampu." (HR.
Bukhari)
# Dalilnya
- QS. Al-Baqarah: 183:
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu
bertakwa."
- HR. Abu Dawud:
"Puasa itu wajib atas orang-orang yang beriman, yang telah baligh dan
berakal."
- HR. Bukhari:
"Tidak ada kewajiban puasa atas orang yang tidak mampu."
Perlu diingat bahwa ada beberapa kondisi yang
membatalkan kewajiban puasa, seperti sakit, dalam perjalanan, atau hamil.
D.
YANG MEMBATALKAN PUASA
Berikut beberapa hal yang membatalkan puasa:
# Hal-hal yang Membatalkan Puasa
- Makan dan minum: Makan
dan minum dengan sengaja selama puasa.
- Muntah: Muntah dengan
sengaja atau tidak sengaja.
- Haid dan nifas: Wanita
yang sedang dalam keadaan haid atau nifas.
- Sakit: Orang yang sakit
dan tidak dapat berpuasa.
- Dalam perjalanan: Orang
yang sedang dalam perjalanan jauh dan tidak dapat berpuasa.
- Hamil dan menyusui:
Wanita yang sedang hamil atau menyusui dan khawatir akan keselamatan diri
atau bayinya.
- Gila: Orang yang gila
dan tidak dapat mengontrol dirinya.
- Mabuk: Orang yang mabuk
dan tidak dapat mengontrol dirinya.
# Dalilnya
- QS. Al-Baqarah: 185:
"Dan apabila kamu melihat bulan Ramadan, maka berpuasalah kamu, dan
apabila kamu sakit atau dalam perjalanan, maka wajiblah atas kamu berpuasa
selama beberapa hari lainnya."
- HR. Bukhari:
"Rasulullah SAW bersabda: 'Tidak ada kewajiban puasa atas orang yang
sakit atau dalam perjalanan'."
- HR. Muslim:
"Rasulullah SAW bersabda: 'Wanita yang sedang dalam keadaan haid atau
nifas tidak wajib berpuasa'."
Perlu
diingat bahwa jika puasa dibatalkan, maka harus diganti dengan puasa pada hari
lain.
E.
HAL YG DILARANG DILAKUKAN KETIKA BERPUASA
Berikut beberapa hal yang dilarang dilakukan ketika
berpuasa:
# Hal-hal yang Dilarang Dilakukan Ketika Berpuasa
- Makan dan minum: Makan
dan minum dengan sengaja selama puasa.
- Berhubungan
suami-istri: Berhubungan suami-istri selama puasa.
- Mengucapkan kata-kata
kotor: Mengucapkan kata-kata kotor atau tidak pantas.
- Berbohong: Berbohong
atau mengucapkan kata-kata yang tidak benar.
- Menggunjingkan orang
lain: Menggunjingkan atau menghina orang lain.
- Melakukan perbuatan
dosa: Melakukan perbuatan dosa atau tidak pantas.
- Menggunakan bahasa
kasar: Menggunakan bahasa kasar atau tidak pantas.
- Melakukan tindakan
kekerasan: Melakukan tindakan kekerasan atau tidak pantas.
# Dalilnya
- QS. Al-Baqarah: 187:
"Dan makanlah dan minumlah kamu, sampai terang bagimu benang putih
dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai
malam."
- HR. Bukhari:
"Rasulullah SAW bersabda: 'Tidak ada puasa bagi orang yang tidak
meninggalkan kata-kata kotor dan perbuatan dosa'."
- HR. Muslim:
"Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah perisai, maka janganlah
kamu mengucapkan kata-kata kotor dan tidak pantas'."
Perlu diingat bahwa puasa tidak hanya tentang
meninggalkan makan dan minum, tetapi juga tentang meninggalkan perbuatan dosa
dan tidak pantas.
F.
HAL YG DIWAJIBKAN KETIKA PUASA
Berikut beberapa hal yang diwajibkan ketika puasa:
# Hal-hal yang Diwajibkan Ketika Puasa
- Meninggalkan makan dan
minum: Meninggalkan makan dan minum dari terbit fajar sampai terbenam
matahari.
- Meninggalkan hubungan
suami-istri: Meninggalkan hubungan suami-istri selama puasa.
- Meninggalkan perbuatan
dosa: Meninggalkan perbuatan dosa dan tidak pantas.
- Mengucapkan niat puasa:
Mengucapkan niat puasa sebelum terbit fajar.
- Membaca doa puasa:
Membaca doa puasa saat berbuka dan sahur.
- Meninggalkan kata-kata
kotor: Meninggalkan kata-kata kotor dan tidak pantas.
- Menggunakan waktu puasa
dengan bijak: Menggunakan waktu puasa dengan bijak, seperti membaca
Al-Qur'an, berdzikir, dan berbuat kebaikan.
# Dalilnya
- QS. Al-Baqarah: 183:
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu
bertakwa."
- HR. Bukhari:
"Rasulullah SAW bersabda: 'Tidak ada puasa bagi orang yang tidak
meninggalkan kata-kata kotor dan perbuatan dosa'."
- HR. Muslim:
"Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah perisai, maka janganlah
kamu mengucapkan kata-kata kotor dan tidak pantas'."
Perlu
diingat bahwa puasa tidak hanya tentang meninggalkan makan dan minum, tetapi
juga tentang meninggalkan perbuatan dosa dan tidak pantas, serta menggunakan
waktu puasa dengan bijak.
G.
MANFAAT BERPUASA
Berikut beberapa manfaat berpuasa:
# Manfaat Fisik
- Mengurangi berat badan:
Puasa dapat membantu mengurangi berat badan dengan mengurangi konsumsi
kalori.
- Meningkatkan kesehatan
hati: Puasa dapat membantu membersihkan hati dan meningkatkan
kesehatannya.
- Meningkatkan kesehatan
ginjal: Puasa dapat membantu membersihkan ginjal dan meningkatkan
kesehatannya.
- Mengurangi risiko penyakit
kronis: Puasa dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti
diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.
# Manfaat Psikologis
- Meningkatkan kesabaran:
Puasa dapat membantu meningkatkan kesabaran dan ketabahan.
- Meningkatkan
konsentrasi: Puasa dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus.
- Meningkatkan rasa
syukur: Puasa dapat membantu meningkatkan rasa syukur dan menghargai
nikmat yang telah diberikan.
- Mengurangi stres: Puasa
dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan.
# Manfaat Spiritual
- Meningkatkan taqwa:
Puasa dapat membantu meningkatkan taqwa dan kesadaran akan kehadiran Allah
SWT.
- Meningkatkan keimanan:
Puasa dapat membantu meningkatkan keimanan dan keyakinan akan kebenaran
agama.
- Meningkatkan rasa dekat
dengan Allah SWT: Puasa dapat membantu meningkatkan rasa dekat dengan
Allah SWT dan meningkatkan komunikasi dengan-Nya.
- Mengampuni dosa: Puasa
dapat membantu mengampuni dosa dan membersihkan jiwa.
# Dalilnya
- QS. Al-Baqarah: 183:
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu
bertakwa."
- HR. Bukhari: "Rasulullah
SAW bersabda: 'Puasa itu adalah perisai, maka janganlah kamu mengucapkan
kata-kata kotor dan tidak pantas'."
- HR. Muslim:
"Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah ibadah yang paling utama,
maka barang siapa yang berpuasa dengan ikhlas dan mengharapkan pahala dari
Allah, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu'."
H.
MAKANAN YG BAIK KETIKA BERPUASA
Berikut beberapa makanan yang baik dikonsumsi saat
berpuasa:
# Makanan Sahur
- Makanan yang kaya akan
karbohidrat: Nasi, roti, dan pasta dapat membantu meningkatkan energi.
- Makanan yang kaya akan
protein: Telur, daging, dan ikan dapat membantu meningkatkan kekuatan
otot.
- Makanan yang kaya akan
serat: Sayuran dan buah-buahan dapat membantu meningkatkan kesehatan
pencernaan.
- Makanan yang kaya akan
vitamin dan mineral: Susu, yogurt, dan keju dapat membantu meningkatkan
kesehatan tulang.
# Makanan Berbuka
- Makanan yang kaya akan
gula: Buah-buahan dan jus dapat membantu meningkatkan energi.
- Makanan yang kaya akan
elektrolit: Air kelapa dan jus dapat membantu meningkatkan kesehatan
hidrasi.
- Makanan yang kaya akan
protein: Daging, ikan, dan telur dapat membantu meningkatkan kekuatan
otot.
- Makanan yang kaya akan
serat: Sayuran dan buah-buahan dapat membantu meningkatkan kesehatan
pencernaan.
# Makanan yang Harus Dihindari
- Makanan yang kaya akan
garam: Makanan yang kaya akan garam dapat menyebabkan dehidrasi.
- Makanan yang kaya akan gula:
Makanan yang kaya akan gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah.
- Makanan yang kaya akan
lemak: Makanan yang kaya akan lemak dapat menyebabkan kelebihan kalori.
- Makanan yang pedas:
Makanan yang pedas dapat menyebabkan iritasi pada lambung.
# Tips Makanan saat Berpuasa
- Makanlah makanan yang
seimbang: Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi.
- Hindari makanan yang
berlebihan: Hindari makanan yang berlebihan dan tidak bergizi.
- Minumlah air yang
cukup: Pastikan Anda minum air yang cukup untuk menjaga hidrasi.
- Makanlah secara
teratur: Makanlah secara teratur untuk menjaga energi dan kesehatan.
I.
AMALAN YG BAIK KETIKA BERPUASA
Berikut beberapa amalan yang baik dilakukan saat
berpuasa:
# Amalan Spiritual
- Membaca Al-Qur'an:
Membaca Al-Qur'an dapat membantu meningkatkan keimanan dan memperoleh
pahala.
- Berdzikir: Berdzikir
dapat membantu meningkatkan kesadaran akan kehadiran Allah SWT.
- Mengucapkan doa: Mengucapkan
doa dapat membantu memperoleh ampunan dan kebaikan.
- Mengerjakan shalat:
Mengerjakan shalat dapat membantu meningkatkan keimanan dan memperoleh
pahala.
# Amalan Sosial
- Berbuat kebaikan:
Berbuat kebaikan dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan
keimanan.
- Menyantuni orang
miskin: Menyantuni orang miskin dapat membantu memperoleh pahala dan
meningkatkan keimanan.
- Mengunjungi orang
sakit: Mengunjungi orang sakit dapat membantu memperoleh pahala dan
meningkatkan keimanan.
- Membantu orang lain:
Membantu orang lain dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan
keimanan.
# Amalan Pribadi
- Meningkatkan kesabaran:
Meningkatkan kesabaran dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan
keimanan.
- Meningkatkan
kedisiplinan: Meningkatkan kedisiplinan dapat membantu memperoleh pahala
dan meningkatkan keimanan.
- Meningkatkan kesadaran:
Meningkatkan kesadaran dapat membantu memperoleh pahala dan meningkatkan
keimanan.
- Meningkatkan rasa
syukur: Meningkatkan rasa syukur dapat membantu memperoleh pahala dan
meningkatkan keimanan.
# Tips Amalan saat Berpuasa
- Buatlah jadwal amalan:
Buatlah jadwal amalan untuk memastikan Anda melakukan amalan yang baik.
- Mulailah dengan amalan
yang ringan: Mulailah dengan amalan yang ringan dan meningkatkan intensitasnya
secara bertahap.
- Jangan lupa untuk
beristighfar: Jangan lupa untuk beristighfar dan memohon ampunan kepada
Allah SWT.
- Berusaha untuk
meningkatkan keimanan: Berusaha untuk meningkatkan keimanan dan memperoleh
pahala.
J.
IBADAH TAMBAHAN KETIKA BERPUASA
Berikut beberapa ibadah tambahan yang dapat dilakukan
saat berpuasa:
# Ibadah Tambahan
- Tarawih: Shalat tarawih
adalah shalat sunnah yang dilakukan setelah shalat Isya pada bulan
Ramadan.
- Qiyamul Lail: Qiyamul
lail adalah shalat sunnah yang dilakukan pada malam hari, biasanya setelah
shalat Isya.
- Tahajjud: Tahajjud
adalah shalat sunnah yang dilakukan pada malam hari, biasanya setelah
shalat Isya.
- Dhuha: Dhuha adalah
shalat sunnah yang dilakukan pada pagi hari, biasanya setelah shalat
Subuh.
- I'tikaf: I'tikaf adalah
ibadah yang dilakukan dengan mengasingkan diri di masjid untuk beribadah
dan berdzikir.
# Bacaan dan Dzikir
- Membaca Al-Qur'an:
Membaca Al-Qur'an adalah ibadah yang sangat penting dan dapat dilakukan
saat berpuasa.
- Mengucapkan dzikir:
Mengucapkan dzikir seperti "Subhanallah",
"Alhamdulillah", dan "Allahu Akbar" dapat membantu
meningkatkan keimanan.
- Membaca doa: Membaca
doa seperti "Doa Qunut" dan "Doa Tarawih" dapat
membantu memperoleh pahala.
# Amalan Lainnya
- Berbuat kebaikan:
Berbuat kebaikan seperti menyantuni orang miskin dan mengunjungi orang
sakit dapat membantu memperoleh pahala.
- Mengunjungi kubur:
Mengunjungi kubur dapat membantu meningkatkan kesadaran akan kematian dan
memperoleh pahala.
- Membuat kebaikan untuk
orang lain: Membuat kebaikan untuk orang lain seperti memasak makanan
untuk orang lain dapat membantu memperoleh pahala.
# Tips Ibadah Tambahan
- Buatlah jadwal ibadah:
Buatlah jadwal ibadah untuk memastikan Anda melakukan ibadah tambahan
dengan teratur.
- Mulailah dengan ibadah
yang ringan: Mulailah dengan ibadah yang ringan dan meningkatkan
intensitasnya secara bertahap.
- Jangan lupa untuk beristighfar:
Jangan lupa untuk beristighfar dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
- Berusaha untuk
meningkatkan keimanan: Berusaha untuk meningkatkan keimanan dan memperoleh
pahala.
K.
TUJUAN AKHIR MELAKUKAN PUASA
Tujuan akhir melakukan puasa adalah untuk mencapai
beberapa tujuan spiritual dan moral, antara lain:
# Tujuan Spiritual
- Meningkatkan taqwa:
Puasa dapat membantu meningkatkan taqwa, yaitu kesadaran akan kehadiran
Allah SWT dan ketaatan kepada-Nya.
- Meningkatkan keimanan:
Puasa dapat membantu meningkatkan keimanan, yaitu keyakinan akan kebenaran
agama Islam.
- Meningkatkan kesadaran
akan kehadiran Allah SWT: Puasa dapat membantu meningkatkan kesadaran akan
kehadiran Allah SWT dan ketaatan kepada-Nya.
# Tujuan Moral
- Meningkatkan kesabaran:
Puasa dapat membantu meningkatkan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi
kesulitan.
- Meningkatkan empati:
Puasa dapat membantu meningkatkan empati dan rasa peduli terhadap orang
lain.
- Meningkatkan
kedisiplinan: Puasa dapat membantu meningkatkan kedisiplinan dan kontrol
diri.
# Tujuan Akhir
- Mencapai ridha Allah
SWT: Tujuan akhir melakukan puasa adalah untuk mencapai ridha Allah SWT
dan memperoleh pahala-Nya.
- Meningkatkan kualitas
hidup: Puasa dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan memperoleh
kebahagiaan yang sejati.
# Dalilnya
- QS. Al-Baqarah: 183:
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."
- HR. Bukhari:
"Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa itu adalah perisai, maka janganlah
kamu mengucapkan kata-kata kotor dan tidak pantas'."
Dengan demikian, tujuan akhir melakukan puasa adalah
untuk mencapai ridha Allah SWT dan memperoleh pahala-Nya, serta meningkatkan
kualitas hidup dan memperoleh kebahagiaan yang sejati.