Sabtu, 05 Oktober 2013

SOAL MID SEMESTER GANJIL


SOAL MID SEMESTER GANJIL

Mata Pelajaran            : PENJASKES                                                     Kelas                         : X                                          
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan tepat.
1.      Induk organisasi sepak Indonesia  adalah….
2.      FIFA singkatan dari…………………..
3.      Permainan sepak bola adalah………..
4.      Sebutkan 4  teknik dasar sepak bola !
5.      Induk organisasi bola voli Indonesia adalah…..didirikan pada tahuin……..
6.      Sebutkan 5 teknik dasar permainan bola voli!
7.      Ukuran tinggi net/jaring bola voli untuk putri adalah …
8.      Sebutkan 4 tahap dalam melakukan smes!
9.      Permainan bola basket diciptakan oleh……
10.  Tembakan kearah ring diluar garis bersyarat memperoleh angka..!
11.  Berporos satu kaki sambil memantulkan bola disebut.!
12.  Pajang dan lebar bak pasir lompat jauh adalah…!
13.  Sebutkan tiga  gaya lompat jauh!
14.  Pencak silat berasal dari………..
15.  Induk organisasi pencak silat Indonesia adalah

Selasa, 09 Juli 2013

PENGGUMUMAN PESERTA SERTIFIKASI 2013


Akhirnya apa yang dinanti-nanti oleh banyak guru terutama para peserta UKG (Ujian Kompetensi Guru) 2013 akhirnya diumumkan juga pada Minggu, 7 Juni 2013.  Pengumuman  siapa saja para peserta yang lolos menjadi peserta Sertifikasi tahun 2013 dapat dilihat di http://sergur.kemdiknas.go.id (Untuk langsung ke website itu silahkan diklik tulisan berwarna biru tersebut).
Namun setelah melihat nama-nama yang lolos banyak perserta UKG 2013 yang kecewa karena penentuan peserta sertifikasi 2013 ternyata bukan dari hasil UKG 2013. Penentuan peserta UKG 2013 itu adalah harus memenuhi berbagai persyaratan sebaigamana pesan yang muncul jika anda memasukkan Nomor NUPTK di kotak pencarian,  bagi mereka yang TIDAK LOLOS pesannya diantaranya sebagai berikut:
Tidak memenuhi persyaratan peserta Sertifikasi Pendidik 2013
Kelompok Data : UKG on line
Syarat peserta Sertifikasi Guru 2013 memenuhi kriteria sebagai berikut:
1. Pada tanggal 1 Januari 2014 belum memasuki usia 60 tahun.
2. Sudah menjadi guru pada saat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen ditetapkan tanggal 30 Desember 2005
3. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV). Jika belum S1/D-IV,
- Usia minimal 50 tahun dan masa kerja minimal 20 tahun, atau
- Memiliki Golongan minimal IV/A.
Peserta tidak memenuhi,
- syarat kedua
Peserta dicatat sebagai sebagai calon peserta sertifikasi pendidik tahun berikutnya.
Sedangkan bagi mereka yang LOLOS akan muncul pesan sebagai berikut:
Calon peserta Sertifikasi Guru 2013.
Kelompok Data : UKG on line
Harap memonitor proses penetapan peserta dan melengkapi dokumen yang diperlukan di dinas kab/kota yang bersangkutan
Yang artinya dari persyaratan yang disebutkan tidak ada pernyataan LULUS/TIDAK LULUS UKG 2013. Jadi jelaslah UKG 2013 tidak dijadikan patokan untuk menentukan peserta sertifikasi tahun ini.
Dari informasi yang penulis dapatkan  UKG 2013  yang dilaksanakan 3 - 15 Juni 2013 lalu ternyata hanya digunakan untuk pemeetaan kompetensi guru untuk tahun 2013 bukan penentuan peserta sertifikasi 2013. Salah satu bocoran yang mengejutkan adalah dari 562.315 orang guru yang benar-benar mengikuti ujian UKG 2013 ternyata ada peserta yang mendapatkan nilai 0 (nol). Apakah benar begitu menarik untuk kita tunggu jikalau pemerintah nantinya mengumumkan hasil UKG 2013 tersebut. Namun yang pasti banyak peserta UKG 2013 kemaren  yang kecewa. Termasuk andakah? Salam

Minggu, 23 Juni 2013

Daftar nama sekolah pelaksana kurikulum 2013.SD.SMP.SMA.SMK

Kurikulum baru 2013 akan di laksanakan pada Tahun ajaran baru 2013/2014. Semua sekolah dapat melakukan pembelajaran dengan menggunakan kurikulum pendidikan terbaru ini namun untuk beberapa sekolah yang tidak di tunjuk oleh dinas, harus mengeluarkan biaya sendiri untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan kurikulum baru 2013.

Untuk sekolah yang di tunjuk biasanya adalah sekolah yang berakrediasi A dan B berikut adalah Daftar Nama Sekolah Pelaksana Kurikulum 2013 SD, SMP, SMA :

No Provinsi SD SMP SMA SMK Jumlah
1 DKI JAKARTA 72 31 90 55 248
2 JAWA BARAT 257 133 228 252 870
3 JAWA TENGAH 347 206 148 177 878
4 DI. YOGYAKARTA 64 29 29 23 145
5 JAWA TIMUR 469 222 212 150 1.053
6 A C E H 41 47 30 11 129
7 SUMATERA UTARA 106 50 72 33 261
8 SUMATERA BARAT 163 66 34 14 277
9 R I A U 37 34 28 13 112
10 J A M B I 36 29 22 5 92
11 SUMATERA SELATAN 64 33 41 13 151
12 LAMPUNG 82 55 41 19 197
13 KALIMANTAN BARAT 37 25 19 7 88
14 KALIMANTAN TENGAH 24 14 6 2 46
15 KALIMANTAN SELATAN 47 30 16 18 111
16 KALIMANTAN TIMUR 50 33 23 27 133
17 SULAWESI UTARA 62 35 15 10 122
18 SULAWESI TENGAH 25 13 7 2 47
19 SULAWESI SELATAN 132 64 30 28 254
20 SULAWESI TENGGARA 27 16 7 2 52
21 MALUKU 18 11 5 1 35
22 B A L I 74 46 29 47 196
23 NUSA TENGGARA BARAT 43 24 19 12 98
24 NUSA TENGGARA TIMUR 26 15 7 2 50
25 PAPUA 36 16 11 6 69
26 BENGKULU 33 30 16 6 85
27 MALUKU UTARA 9 7 4 2 22
28 BANTEN 82 38 46 53 219
29 BANGKA BELITUNG 36 22 13 9 80
30 GORONTALO 35 25 8 6 74
31 KEPULAUAN RIAU 24 13 6 10 53
32 PAPUA BARAT 16 8 4 4 32
33 SULAWESI BARAT 24 16 4 2 46

Jumlah 2.598 1.436 1.270 1.021 6.325


Untuk lebih lengkap silahkan akses ke alamat http://kurikulum.kemdikbud.go.id/sasaran. Selamat bagi sekolah yang masuk dalam daftar nama sekolah pelaksana kurikulum 2013. Namun bagi anda yang sekolahnya belum masuk dalam daftar tersebut masih dapat melaksanakannya dengan cara merancang pembelajaran tematik dengan menggunakan Contoh RPP Kurikulum 2013.

Salam pendidikan

Senin, 03 Juni 2013

login padamu negeri

Pada hari ini tanggal 3 Juni 2013 Layanan Transaksional PADAMU NEGERI telah dibuka ... selengkapnya

Unduh Formulir

Surat Edaran Layanan PADAMU NEGERI 2013
Masukan NUPTK atau Nama Anda melalui kolom pencarian disamping. Setelah data Anda temukan, klik tombol "Unduh" Formulir.
Setelah dicetak, diisi & ditanda-tangani, serahkan formulir ke Administrator / Operator sesuai keterangan dalam formulir. Lihat prosedur untuk langkah yang lebih detil.

Senin, 20 Mei 2013

INFO TUNJANGAN CURU



Data yang Diunggah ke Dapodik Harus Lengkap, Wajar, dan Benar
Jakarta (Dikdas): Tidak tercantumnya nama guru dalam Data Pokok Pendidikan, salah satunya, disebabkan pengisian instrumen data oleh operator sekolah tidak lengkap. Hal demikian diutarakan Supriyatno, S.Pd., M.A, Kepala Sub Bagian Data dan Informasi, Bagian Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menanggapi keluhan sejumlah guru yang namanya belum tercantum dalam Dapodik sehingga khawatir tidak dapat tunjangan.
Seharusnya data yang dimasukkan dalam aplikasi Dapodik lengkap. Jangan sampai ada variabel yang kosong dan terlewat diisi. Jika ada satu saja variabel tak diisi, maka data secara keseluruhan tidak bisa diolah. “Misalnya saya mengajar, tapi rombongan belajarnya (rombel) tidak diisi, bagaimana bukti mengajarnya?” ucapnya.
Data Pokok Pendidikan merupakan program pendataan yang digalang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjaring tiga entitas data pokok pendidikan di seluruh Indonesia secara individual dan relasional. Tiga entitas data tersebut yaitu peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), dan satuan pendidikan. Penjaringan dilakukan secara daring (dalam jaringan—online). Instrumen pendataan pun dapat diunduh dari laman Dapodik.  
Secara teknis, kepala sekolah mengumpulkan instrumen pendataan terkait siswa, guru, dan sekolah. Data tersebut kemudian diserahkan kepada operator yang bertugas mengunggah data ke sistem Dapodik. “Sistemnya bukan individu guru yang mengisi, tapi operator sekolah. Karena yang punya akses, kan, operator,” jelas Supriyatno.
Dari mekanisme itu, Supriyatno menilai, tidak lengkapnya data yang diunggah ke sistem Dapodik merupakan tanggung jawab kepala sekolah. “Mereka tidak aware terhadap pentingnya data harus lengkap, wajar, dan benar,” tegasnya.
Ia mencontohkan pendataan Dapodik di Kebumen dan Indramayu. Tak ada komplain dari kedua kabupaten tersebut lantaran operator menjalankan tugasnya dengan benar. Maka ia berharap kepala sekolah memberi perhatian lebih kepada operator karena tugas mereka lumayan berat. “Sekolah-sekolah yang perhatian terhadap operatornya, operatornya bekerja dengan tenang. Semua variabel datanya dilengkapi. Mereka mulus saja,” ungkapnya.
Namun Supriyatno menggarisbawahi, aplikasi Dapodik tidak menentukan seorang guru mendapat tunjangan atau tidak, melainkan sekadar menyajikan data secara individual dan terelasi dengan sekolah dan rombongan belajar yang diemban/diampu. Dapodik sekadar bahan mentah yang digunakan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar untuk menyalurkan tunjangan sesuai kriteria dan aturan yang telah ditentukan.
Hingga 11 April 2013 pukul 17.00 WIB, pendataan Dapodik telah berjalan 96,5 persen. Dari total 184.498 SD dan SMP di seluruh Indonesia, 178.049 sekolah telah memasukkan datanya dan sekolah yang belum terjaring berjumlah 6.449. Dua provinsi yaitu Kepulauan Bangka Belitung dan D.I. Yogyakarta telah 100 persen tuntas menjaring Dapodik.
Untuk mengejar ketuntasan pendataan dan meningkatkan kualitas Dapodik, Supriyatno mengerahkan 15 operator pendataan. “Kita banyak fasilitas layanan kepada sekolah agar mereka bisa memperbaiki data secara baik dan cepat,” tegasnya. Fasilitas tersebut di antaranya broadcast, telepon, jejaring sosial Facebook, surat elektronik (email), dan surat pos. Mereka pun siap melayani operator sekolah yang datang ke sekretariat Dapodik.    
Direktur Pembinaan PTK Dikdas Sumarna Surapranata, Ph.D mengatakan, data guru yang mendapatkan tunjangan diambil dari Dapodik. Selain itu, karena pendataan Dapodik belum mencapai 100 persen, maka pendataan dilakukan secara manual. “Yang kita gunakan secara total dengan Dapodik plus manual,” ucapnya.
Pengecekan secara manual dengan menghubungi operator sekolah melalui surat elektronik, pesan layanan singkat, atau surat pos. Pengecekan juga bisa melalui kepala sekolah dan dinas pendidikan setempat.* (Billy Antoro
(Dirjen Dikdas)
 
SK Belum Keluar Bukan Kiamat
Jakarta (Dikdas): Menanggapi sejumlah guru yang gelisah lantaran namanya belum terjaring dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sehingga terancam tak mendapat tunjangan, Sumarna Surapranata, Ph.D., Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, mengatakan mereka tak perlu khawatir. Jika data belum terjaring, kemungkinan besar pengisian instrumen pendataan oleh operator sekolah belum lengkap. Maka yang perlu dilakukan adalah melengkapi instrumen pendataan.
“Bagi guru yang tidak keluar SK-nya sekarang, itu bukan kiamat. Silakan melengkapi persyaratan-persyaratan, nanti di tengah jalan akan keluar. Haknya dari bulan Januari tidak hilang,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 9 April 2013. Setelah data lengkap dan Surat Keputusan (SK) keluar, guru mendapat tunjangan secara rapel tanpa ada pemotongan sepeserpun.
Sumarna mengakui, penjaringan Dapodik belum mencapai 100 persen. Itu terjadi lantaran banyak kendala di lapangan, seperti terbatasnya akses dan jaringan internet di sebuah daerah. Namun jumlahnya kecil, kini sekitar 3,5 persen.
Tapi bukan berarti pihaknya tinggal diam. Selain melalui Dapodik, penjaringan data dilakukan pula dengan pengecekan secara manual. Operator sekolah yang bersangkutan dihubungi baik melalui telepon, pesan layanan singkat, ataupun surat. Kepala sekolah dan dinas pendidikan setempat juga turut dihubungi. Dengan begitu, penjaringan instrumen pendataan akan cepat tuntas.
Sumarna menyampaikan, tunjangan khusus yaitu tunjangan untuk guru-guru yang mengabdi di kawasan yang tergolong daerah khusus telah tersalur 100 persen. Dana tunjangan dikirim ke rekening masing-masing guru. “Kalau tunjangan profesi baru tersalurkan sekitar 40 persen,” ungkapnya.* (Billy Antoro)
(Dirjen Dikdas)











Kumpulan Lirik Lagu Kasidah

  GALA GALA VERSI HADROH   He....he..... Ha....ha.... Kini Ku Telah Kembali Lantunkan Sholawat Nabi Mengharapkan Syafaat Mu ...